right now is adin nap time, i'm stealing time from adin because he is all over me even when he is sleeping. updating and checking all my account in internet because i haven't got time to do so in the office
 | banjir | Jun 8, '08 12:40 AM for everyone |
banjir ga? itu pertanyaan utama hunting rumah. kemaren ada yang cocok, but barusan browsing koq ternyata daerahnya banjir. gara2 pembangunan tol baru kalinya meluap. di milis perumahan tsb katanya siy bakal ada pengurusan dari pemprov dki. tapi, bener niy your word is your bond? sebetulnya yang dicari gak susye2 amat, spec-nya sbb : daerah jakarta kamar 2+1 kamar mandi klo bisa 1+1 air pam carport kend umum 24 jam aman BEBAS BANJIR ada info? 
 | outbond | Jun 1, '08 12:36 AM for everyone |
the do : beberapa waktu lalu outbond di bandung. bagus lah, tapi tetep aja apa yang dikatakan oleh narasumber gak ditelan mentah2. dibumbuin dengan pengetahuan yang cocok dengan situasi dan kondisi trus dimasak dengan api pengalaman diri dan orang lain yang relevan sehingga jadi makanan ilmu yang lezat. the don't : foto be'dua aje dengan lawan jenis walopun tujuannya lucu2an
Komunikasi dan Efektivitas Kebijakan Moneter Bank Indonesia Oleh : Alin Rachmawati
Jika saya mengumpamakan diri sebagai karyawan regulator pasar modal, hal yang saya perhatikan dari kebijakan Bank Indonesia adalah tingkat suku bunga SBI karena akan menimbulkan efek rambatan berupa perkiraan terhadap hal-hal sebagai berikut : -
Berapa tingkat bunga bank? -
Lebih untung menyimpan uang di deposito atau diinvestasikan di pasar modal? -
Berapa suku bunga kpr? Bagaimana dampaknya terhadap sektor properti? -
Jika menimbulkan demand pull inflation, bagaimana dampaknya terhadap sektor manufaktur dan retail?
Jawaban pertanyaan paragraf pertama diatas tidak saya kalkulasikan secara rinci, tetapi digunakan sebagai alat untuk membaca herding behavior masyarakat. Selain itu, berandai-andai menjadi seorang manajer investasi bagi diri sendiri, yaitu : -
Besok beli apa ya? Saham, reksadana, etf, atau obligasi? -
Saham apa yang kira-kira prospektif dalam jangka pendek? -
Mana yang harus dijual atau di-reedemp? -
Seberapa banyak yang harus di-hold? Pada paragraf pertama diatas saya menggunakan istilah efek rambatan, bukan efek domino dimana antara satu hal dan lainnya berdampak secara cepat. Dalam suatu media cetak, perubahan tingkat suku bunga SBI dirasakan langsung oleh tingkat industri. Bagi konsumen individu, perubahan tersebut bisa dirasakan sekitar tiga bulan setelah diumumkan. Pantaslah kiranya ada surat pembaca di media cetak yang mempertanyakan suku bunga kpr-nya tidak segera diturunkan ataupun suku bunga depositonya tidak dinaikkan oleh bank tempat si nasabah tersebut berhutang atau menabung.
Apakah kebijakan moneter Bank Indonesia tidak efektif? Karena saya bukan ekonom, maka saya mengutip pendapat Kahlil Rowter dari tulisan beliau 'Koordinasi Kebijakan Fiskal dan Moneter' sebagai berikut : “Bukti tidak adanya koordinasi antara otoritas moneter dan fiskal adalah apa yang terjadi pada akhir bulan Agustus 2001 lalu. Pada minggu keempat bulan Agustus terjadi kenaikan stok uang primer sebesar Rp 4,98 triliun. Akibatnya Bank Indonesia terpaksa menaikkan suku bunga SBI (1 bulan) dari 17,67% pada akhir Agustus 2001 dan kemudian menjadi 17,69% pada minggu pertama bulan September. Hal ini dilakukan BI meskipun pada bulan Agustus telah terjadi deflasi, dan juga diperkirakan pada bulan September masih akan terjadi deflasi.”
Setelah 6 tahun peristiwa tersebut berlalu, kita berharap saja antara kebijakan fiskal dan moneter bisa lebih harmonis. Entah berkaitan dengan pengangkatan sebagai guru besar atau tidak, seorang petinggi Bank Indonesia di sebuah media cetak mengatakan bahwa koordinasi antara fiskal dan moneter saling berkaitan, jika kebijakan fiskal x maka moneter y dan sebaliknya. Mudah-mudahan saja begitu karena masyarakat pada umumnya melihat apa yang mereka bisa beli hari ini untuk makan (purchasing power parity). Contohnya, sebuah media elektronik per tanggal 11 Januari 2008 memberitakan akan adanya kelangkaan tahu dan tempe akibat naiknya harga kedelai dari Rp 3.000,- menjadi Rp 7.000,- per kilogramnya.
Bagaimana kedua lembaga ini berkomunikasi? Ibarat manusia yang bisa berkomunikasi lewat bahasa tubuh (gesture) maka kedua lembaga ini dapat berkomunikasi melalui indikator kebijakan moneter dan fiskal yang disandingkan sehingga memberi sinyal yang sinkron bagi para pengambil keputusan. Namun, tetap lebih afdol jika ada komunikasi lisan dan dibuat tersurat.
Bagaimana Bank Indonesia berkomunikasi dengan masyarakat? Cukup dengan updating websitenya dan petinggi Bank Indonesia tidak memberikan peryataan yang bisa salah dimengerti oleh masyarakat. Beberapa waktu lalu terjadi tebak-tebakan berapa suku bunga SBI setelah ada kalimat dari petinggi Bank Indonesia, “Pergerakan SBI tidak harus mengikuti The Fed.” Memang dollar Amerika sempat melemah terhadap beberapa mata uang asing lainnya sehingga ada analis ada yang merekomendasikan untuk menyimpan Euro maupun emas sebagai investasi jangka panjang. Namun, yang penting digarisbawahi disini adalah nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika tetap melemah disaat yang sama nilai tukar lainnya menguat. Hal ini tentu mengundang tanda tanya investor yang mengikuti gerak The Fed dalam rumus cepat penentuan investasinya. Mengutip tulisan di perspektif online Wimar Witoelar (WW) dengan judul 'Komunikasi Bank Sentral sama pentingnya dengan kebijakan moneter' sebagai berikut : “Komunikasi yang dilakukan hendaknya konsisten untuk mencegah menimbulkan kebingungan. WW juga menekankan pentingnya Bank Sentral untuk bisa mengenal dan memahami media...WW sangat menyadari pada saat itu bahwa Bank Indonesia harus punya akses kelas satu pada media.”
di harian nasional akhir pekan, seorang kolumnis tetap berpendapat bahwa tahun 2008 adalah tahun mengunjungi Tuhan alih-alih tahun mengunjungi Indonesia yang gaungnya tidak mengguncang Indonesia  apa yang kurang ya sehingga agenda penting seperti itu bisa terlewat? sebetulnya untuk mempopulerkan sesuatu tidak usah selalu berbiaya besar. metode getok tular lah. memang akan menyakiti hati rakyat jika visit Indonesia 2008 digembar-gemborkan di televisi sementara orang di Jakarta Pusat saja masih harus antre minyak tanah. eh, sudah antre minyak tanah kecopetan pula uang 300 ribu rupiah  bagaimana cara mengunjungi Tuhan? kemarin malam corong mesjid dekat rumah memperdengarkan suara orang berdoa dalam menyambut tahun baru Hijriah. menyayat hati. walaupun sedang melakukan aktivitas non-do'a mau tapi mau diri ini jadi ikut berdo'a  ketak-ketik mengenai komunikasi sebetulnya saya lagi cari ide juga menyangkut lomba tulis komunikasi yang berhubungan dengan moneter. sekedar mengilmiahkan apa yang telah kita tahu sehingga cara berpikir kita lebih sistematis dan tidak beleberan kemana-mana...sekarang tidur dulu...it's already past midnight...selamat tahun baru hijriah...tahun baru, semangat baru...
untuk penyederhanaan, ada 2 perumpamaan berkaitan dengan transportasi yang saya temukan : - lembaga yang sekarang tinggal kenangan diperumpamakan mobil formula 1 dikemudikan oleh seorang sopir bajaj
 - bank yang lebih besar diperumpamakan bus yang dikemudikan oleh seorang sopir mikrolet karena sang pengemudi berasal dari bank yang lebih kecil
 sekedar mengingat joke : seorang sopir bajaj lebih cepat masuk surga dibanding pengkotbah karena si sopir bajaj sering membuat penumpangnya rajin berdoa sedangkan pengkotbah sering membuat hadirinnnya mengantuk bukan ngawur bin ngasal ... perumpamaan2 tersebut saya kait2kan dengan salahsatu episode hidup saya, yaitu saya dianjurkan untuk berbagi cara bagaimana saya mengerjakan apa yang selama ini saya kerjakan. saya tidak mengumpamakan diri saya dengan pengemudi2 tadi, tapi mengumpamakannya dengan rute yang saya tempuh. apakah nantinya akan sama dengan yang dilalui oleh orang2 setelah saya? bisa ya, bisa tidak. apakah nanti jalannya masih berbatu atau sudah beraspal halus? kita lihat saja nanti. apakah kita akan bertemu dengan bajing luncat yang sama? bagaimana menghadapinya? bagaimana jika nanti ilmunya sudah lebih canggih? pfuiiih ... jika dipikir2 terus perjalanan itu tidak akan pernah dimulai ... mengalir saja ... keep calm ... life is merely a journey, isn'it?
in indonesia mass media we are informed that next year still a good year. the growth is 6.8% by government version and 6.5% by lipi version. india is overpriced and buffet flew from china to south korea. what does the first paragraph impact us? or just impact me ... one of new employee asked me, "mba', gak kepikiran harga bawang merah yach?" i responded it humorously with serious closing, "ya...kepikiran lah [klo harga-harga naek], tapi kan gak semua orang musti tau..."...it's private part... i'm one of the crowds who tries to read between the line of the news to predict the economic condition because we cannot have a saving minded anymore since the interest rate is so low that cannot break even the admistration fee. so in 2008 [or any year] we should spend and save and invest : wisely 
 | mature | Dec 20, '07 9:50 AM for everyone |
several months ago I attended studium generale about the famous 'money laundering' and its friends. the same material handed over years before, but now one line keep hanging in my mind : "compliance officer should be a mature person". i rolled the episodes of my life as auditor. and i definitely agree that maturity is the essential ingredient that made us survive. when i review the day of my life, i got the message that adult can convert into children ... in any profession ... should be told the dos and don'ts
last weekend i see oprah about work & family association.
the main theme : can women have both?
all the women has reasonable argument, ofcourse.
it's fun to discuss openly.
i agree with 'attunement'.
the word easily associated with 'be present'.
everybody has their time in the place.
easy to say, but a lot of practice to excel.
i think the word work & family can be a fuel of dynamic synergy.
and i found out from deloitte survey that life balance could lead to healtier work environment.
sometimes i missed adin's milestones, but i work with hope to be able to give the best to him.
one afternoon i came to my office building from somewhere. young trendy in suit executive passed me by. grumpy. and he said, "xyz rese!". xyz is the company i work for the last 6 and half year. what have the company done to him? still a mystery............really? does my company has snow white mother syndrome? i mean, the syndrome that made you see what you wanna see. even telling the magic mirror to say what you wanna hear. the objective one doesn't count. btw, i always remember that the queen is the snow white stepmother. disney told the world so. but the [original] story from Grimm Brothers said that the queen is her mother. well, apparently disney had snow white mother syndrome too : tell people what people wanna hear.
relieved  that's how i feel when i knew what has happened to my son's ear. it is called bilateral microtia  caused by many things, probably maternal rubella. so, the "confused.com"  has finally over  the surgery has to wait until my son reached the age of 10. the ultimate thing is to keep my son as healthy and happy baby 
i've learned a lot from the sentence. but it just a little bit something personal that i won't to share in this multiply what i want to share is my fav column at national newspaper every weekend, Komp**. for my work, i read eileen column. for my life, i read samuel mulia column. work & life should balance, shouldn't it? his writing [seems] honest. remind me that i'm still human who still feel good about oneself after knowing that others life isn't so perfect. by the way, i found complete sentence from mark twain : "honesty is the best policy - when there is money in it". oh no!
scene : bali, last weekend. cashier : darimana? me : dari pasar seni. cashier : maksudnya dari mana ? me : oo..dari waterboom. cashier & me in silent mode i was thinking that maybe she meant about where i was came from. the answer could be 1. from jakarta 2. from bandung  for some people, place [of born or raised or identity similar to it] is very crucial. try to google 'barack h. obama'. then you'll some people bragging about h. or google about 'john j. mack', then youl find people bragging about his 'lebanese' thing. is it an alert or spam to like/dislike people from they come from? 
as self-career-coach I read this and that about hr. in bahasa, i read portalhr.com. today i found "Sepertiga Blogger Berisiko Dipecat Atasan". "Jika ada pengaruh negatif pada citra perusahaan, di mana hal itu secara serius bisa digolongkan sebagai pelanggaran yang berimplikasi pada kepercayaan dan kerahasiaan, karyawan bisa dipecat atas tuduhan melakukan perbuatan tidak menyenangkan," ujar Dowling.
ouch! but i hope it would be better to see everything in half full, not half empty like that. in fact, it is not rare to found worker to complaint about his/her employer. despite unnecessary restriction, it's better to have more quality in communication between employee & employer.
 | the gank | May 23, '07 10:06 PM for everyone |
remember in high school we have the gank that have the same identity? the identity can be anything : bracelet, shoes, bags, pen. we more confidence to walk, to talk, to act as a group. but somehow it can across the personal borderline : the group can approve or disapprove one member to pick the sweetheart. that's why most of the gank would be single in any society, we required to think alike. it's ok for something positive. but, the negative side effect : the group can harm other person or community they dislike. Tak kurang 10 kendaraan bermotor roda dua yang diduga dari Ormas Forum Betawi Rempug (FBR) melakukan provokasi terhadap warga dan aparat polisi yang berjaga di Pasar Kebayoran Lama, Rabu (23/5/2007).
i'm trying to enrich my english vocab by blogging. besides that, i believe that people with such quality [either in bahasa or english] would not be boring the counterpart 
 | toxic | May 10, '07 9:06 PM for everyone |
still trying to figure out the speakers said in 2 weeks ago Sunday-kuliahdhuha : "sombong kepada orang yang sombong adalah sedekah"  well, yesterday we went to different place of Sunday-kuliahdhuha. the topic is "konsep berdzikir" and how poor our moslem community just preaching solely because it's mass culture. we never ask ourselves why we do this-and-that as Moslem and too busy to seek whether 'that Islamic ways' is practiced by the Prophet. anyway, last Friday we bought 'the Prophet' by Karen Amstrong. I managed to read the introduction  Adin is so sweet in mosque [and everywhere], always smile to people who smile at him.
as a learning process, I'm trying to blog in English 
years ago in Bandung, I passed by a bunch of punkers. I admitted that my heart beat faster, afraid that they would say or do something bad. But, nothing happened. With their uniqueness, I respect them
several days ago, I passed by young executives. as a stranger, they amazed me with the word, "Sial!" and just few minutes ago, in the elevator we heard someone who works in this building said, "Biar mampus!"
And my colleagues always say that JSX building is the most prestigious building in Jakarta. Isn't it ironic?
| |